fbpx

TIPS

Jangan Mulai Investasi, Sebelum Lakukan Hal Ini

Investasi saat ini menjadi pilihan banyak orang apalagi bagi yang ingin mengembangkan aset yang menganggur ataupun menambah penghasilan di masa pandemi. Namun ada beberapa hal yang wajib dilakukan ebelum memulai investasi agar  hasil yang di dapatkan semakin maksimal. Simak dulu 6 Tips berikut sebelum mulai investasi

  1. Mulai investasi dengan hutang

       Pertama adalah tidak disarankan memulai investasi dengan hutang. Investasi saham bersifat jangka panjang serta mengandalkan deviden yang besar walau tentu masih dapat hasil dari aktivitas jual saham. Tetapi, jika memulai investasi dengan hutang maka psikologi investor akan dibayangi untuk menghasilkan uang dari saham dalam waktu cepat sehingga saat harga naik ingin terus dijual padahal bisa saja uang dari saham  yang dihasilkan lebih banyak jika mampu bersabar lebih lama. Karenanya, memulai investasi hendaknya menggunakan dana yang tidak terpakai untuk dikelola di pasar modal sehingga perputaran uangnya akan lebih besar serta tidak dibiarkan mengendap begitu saja di dalam tabungan.

2. Belum punya dana darurat

       Selain itu, persiapan dana darurat juga penting untuk antisipasi. Hal ini dilakukan untuk jaga-jaga jika saham pilihan sedang turun atau IHSG sedang tidak baik. Sehingga, kita tetap tenang walaupun kondisi pasar sedang buruk sekalipun serta yakin bahwa saham pilihan akan kembali naik saat pasar sudah kembali membaik. Perhitungan dana darurat untuk yang sudah berkeluarga adalah 12 kali pengeluaran dan untuk lajang adalah 3 kali pengeluaran

3. Ilmu investasi belum cukup

       Memulai investasi sama seperti berdagang yang berarti harus memiliki ilmu yang cukup agar dengan modal yang sedikit pun bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Kesalahan banyak investor pemula adalah membeli saham disaat harga sedang naik lalu menjualnya pada harga yang tinggi sehingga ujungnya malah mengalami kerugian. Berbeda saat memiliki ilmu yang cukup maka akan lebih mudah untuk mengetahui waktu yang tepat untuk membeli saham saat harga terendah serta menjualnya dengan harga tertinggi.

4. Beli saham karena ikut-ikutan

       Salah satu kesalahan investor pemula yang sering dilakukan saat mulai masuk di pasar modal adalah membeli saham karena rekomendasi. Hal ini pantang sekali dilakukan karena setiap orang pasti memiliki trading plan tersendiri sehingga mengetahui kapan waktu yang tepat untuk masuk dan membeli saham diiringi dengan modal yang dimiliki. Namun, trading plan ini juga harus diimbangi dengan ilmu yang cukup agar sesuai dengan modal yang dimiliki serta durasi investasi yang diinginkan.

5. Tidak punya Trading Plan

       Seperti yang dibahas sebelumnya, seorang investor ataupun trader sekalipun haruslah memiliki trading plan masing-masing serta tidak bergantung dengan orang lain. Trading plan ini sendiri berdasarkan sentimen pasar terhadap suatu produk, hasil penjualan dalam setahun, pengembangan produk, ataupun manajemen perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Semuanya dihitung utuk menentukan apakah hasilnya sudah sesuai dengan tujuan investasi yang diinginkan.

6. Tidak punya tujuan investasi

       Sebelum mulai investasi, tanyakan dulu satu hal ini pada diri anda. Sebenarnya apakah tujuan untuk berinvestasi? Ikut-ikutan teman saja atau memang butuh untuk meningkatkan penghasilan dimulai dari memanfaatkan dana yang sedang menganggur? Jika belum mengetahui tujuan investasi namun ingin tahu cara memulai investasi bisa dimulai dengan ikuti kelas investasi saham syariah secara gratis di www.maucuan.com

Coach Doddy Eka Putra Pun Telah Mendapatkan Ijin Resmi dari Dewan Komisioner OJK Sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek ( WPPE ) Guna Memberikan Edukasi dan Literasi Kepada Masyarakat Tentang Pasar Modal di Bursa Efek Indonesia ( IDX )

Hubungi Kami :

  • Jl. Embong Malang No 21-31 Surabaya
  • admin@uliveacademy.id
  • 0812-1664-0962
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan