fbpx

TIPS

Upah Minimun 2021 Sudah Diumumkan. Masih Andalkan Penghasilan Saat Ini?

Salah satu dampak dari resesi dan pandemi adalah ditundanya kenaikan upah minimum rerata. Beberapa daerah setuju dengan keputusan ini namun ada sebagian kecil yang tetap menaikkan upah minimun. Dengan adanya kebijakan ini, membuat sebagian besar orang terpukul. Apalagi yang terdampak pandemi dan resesi. Oleh karena itu, beberapa saran ini bisa digunakan untuk menghemat pendapatan yang terdampak upah minimum.

1. Hilangkan Sifat Komsumtif

Sebelum pandemi datang, sebagian besar dari kita mungkin terbiasa dengan sifat konsumtif dan membeli berbagai barang hanya karena trend. Namun, setelah adanya pemotongan gaji dan upah minimum yang tidak naik membuat kita mau tak mau meninggalkan sifat ini. Mulailah dengan menghapus aplikasi belanja online dan hanya menggunakan mobile banking jika dibutuhkan. Kebiasan membeli makanan daring juga mulai dihilangkan dan mulailah untuk mencoba memasak masakan sederhana. Hal ini bisa mengurangi pengeluaran yang ada dan membuat badan kita menjadi lebih sehat. Menjual baju-baju ataupun barang yang setidaknya tidak dipakai juga bisa dilakukan untuk menambah pemasukan dan mengurangi jumlah barang yang menumpuk di lemari.

2. Evaluasi Dana Darurat

Saat penghasilan berkurang tentu ada pengeluaran yang harus dievaluasi. Pengeluaran ini antara lain anggaran belanja ataupun liburan karena pandemi yang tak kunjung berhenti. Anda bisa mengalihkan anggaran tersebut ke dana investasi atau sebagai modal usaha untuk menambah penghasilan

3. Menghemat Pengeluaran

Saat penghasilan berkurang tentu ada pengeluaran yang harus dievaluasi. Pengeluaran ini antara lain anggaran belanja ataupun liburan karena pandemi yang tak kunjung berhenti. Anda bisa mengalihkan anggaran tersebut ke dana investasi atau sebagai modal usaha untuk menambah penghasilan

4. Membuat Catatan Keuangan

Kebanyakan orang merasa malas untuk membuat catatan keuangan. Selain ribet, terkadang kita lupa apa saja yang telah dibeli. Namun, disaat penghematan ini hendaknya mencatat keuangan yang masuk dan keluar. Dengan begitu, kebocoran-kebocoran kecil yang tidak disadari bisa dihindari di kemudain hari. Saat ini banyak aplikasi pencatatan keuangan yang gampang digunakan dan tidak memakan memori handphone yang besar.

5. Pembagian Uang

Dalam perencanaan keuangan, terkadang ada beberapa pos yang kita beri pemasukan yang lebih besar. Niat untuk menyenangkan diri sendiri malah menyenggol pengeluaran yang lain. Hendaknya anda mulai bersikap adil dan tidak menggunakan pos pengeluaran lain untuk kesenangan diri.

6. Pilihan Tempat Tinggal

Tinggal di perumahan tingkat menengah atau apartemen berarti harus siap dengan gaya hidup yang besar juga. Bagi anda yang memiliki hobi masak, hal ini tidak menjadi masalah karena bisa menghemat pengeluaran dengan memasak. Namun, bagi yang tidak memiliki kemampuan memasak, kegiatan ini bisa menjadi masalah karena harus mengeluarkan biaya lebih untuk membeli makan. Belum lagi, pilihan harga makanannya cenderung mahal. Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan promo di aplikasi pemesanan maupun membeli makanan siap saji beku yang lebih gampang diolah.

7. Jangan Lupa Menabung

Selain mencatat keuangan, ternyata menabung merupakan kebiasaan yang jarang dilakukan orang-orang. Kebiasaan ini membantu kita untuk mengatasi hal-hal tidak terduga yang datang. Biasakanlah untuk menabung di awal bulan setelah gaji diterima baru menggunakan sisanya untuk kebutuhan sehari-hari.

8. Jangan Lupa Investasi

Investasi merupakan hal penting walaupun berpenghasilan kecil sekalipun. Hendaknya kita mulai investasi walau hanya 100 ribu rupiah. Memang jumlahnya kecil, namun nilai investasi yang ditumpuk sedikit demi sedikit lama-kelamaan akan menguntungkan juga. Sebelum mulai investasi, jangan lupa belajar dulu dan ambil kesempatan kelas gratis di www.maucuan.com

Coach Doddy Eka Putra Pun Telah Mendapatkan Ijin Resmi dari Dewan Komisioner OJK Sebagai Wakil Perantara Pedagang Efek ( WPPE ) Guna Memberikan Edukasi dan Literasi Kepada Masyarakat Tentang Pasar Modal di Bursa Efek Indonesia ( IDX )

Hubungi Kami :

  • Pakuwon Tower 18-07 (TP6), Kedungdoro Surabaya
  • admin@uliveacademy.id
  • 031 - 99256446
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan